Tahapan Implementasi Sistem

Setelah dianalisis dan dirancang secara rinci dan teknologi telah diseleksi dan dipilih. Tiba saatnya , sistem untuk diimplementasikan. Tahap implementasi sistem merupakan tahap meletakkan sistem supaya siap untuk dioperasikan. Tahap ini termasuk juga kegiatan menulis kode program jika tidak digunakan paket perangkat lunak aplikasi.

Tahap implementasi sistem terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut ini :

  1. Menerapkan rencana implementasi
    Rencana Implementasi dimaksudkan terutama untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan selama implementasi. Dalam rencana implementasi ini, semua biaya yang akan dikeluarkan untuk kegiatan implemntasi perlu dianggarkan dalam bentuk anggaran biaya. Anggaran biaya ini selanjutnya juga berfungsi sebagai pengendalian terhadap biaya-biaya yang harus dikeluarkan. Waktu yang diperlukan untuk melakukan kegiatan juga perlu diatur dalam rencana implementasi dalam bentuk skedul waktu. Skedul waktu berfungsi sebagai pengendalian terhadap waktu implementasi.
  2. Melakukan kegiatan implementasi
    • Pemilihan dan pelatihan personil
    • Pemilihan tempat dan instalasi perangkat keras dan perangkat lunak
    • Pemrograman dan pengetesan program
    • Pengetesan sistem
    • Konversi sistem
  3. Tindak lanjut implementasi Analis sistem masih perlu melakukan tindak lanjut berikutnya seteleh sistem baru diimplementasikan. Analis sistem masih perlu melakukan pengetesan penerimaan sistem. Pengetesan ini berbeda dengan pengetesan sistem yang telah dilakukan sebelumnya. Jika pada pengetesan sebelumnya digunakan data test/semu, tapi pada pengetesan ini dilakukan dengan menggunakan data sesungguhnya dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan oleh analis sistem bersama-sama dengan user.

Pembuatan GAME 3D Berbasis M3G Pada Handphone Berbasis Java

Dalam tugas ini akan dibahas mengenai pembuatan game 3D pada handphone yang menggunakan M3G (Mobile 3D Graphics) sebagai API. Hadirnya M3G memungkinkan kita untuk menampilkan objek 3D pada handphone. M3G cukup fleksibel dan juga simpel (sederhana) untuk pengembangan aplikasi 3D. Objek dapat didesain dengan aplikasi pemodel 3D yang sudah ada, kemudian dapat dimuat ke aplikasi dengan menggunakan M3G.

Kemampuan M3G seperti ini memudahkan kita untuk merancang suatu aplikasi 3D terutama game. Pada game ini, pemain akan berperan sebagai pengantar pizza yang bertugas mengantarkan pizza ke beberapa pelanggan/customer sekaligus dengan limit waktu yang ditentukan.

Agar pemain dapat bereksplorasi pada dunia 3D, maka dalam game ini pemain diperbolehkan bergerak ke mana saja untuk mengantarkan pizzanya. Permainan akan berakhir jika pemain tidak sanggup lagi mengantarkan pizza sesuai dengan limit waktu yang tersedia. Metodologi yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini terdiri atas beberapa tahapan.

Tahap pertama adalah

  • membuat objek 3D dengan menggunakan aplikasi 3D modeling yang sudah ada.
  • Setelah semua model 3D jadi, maka tahap berikutnya adalah memuat objek 3D tersebut ke dalam aplikasi. Selanjutnya, aturan-aturan (rule) diprogramkan sehingga menjadi suatu game yang matang dan siap dimainkan. Tahap terakhir adalah uji coba, untuk memastikan apakah konsep-konsep pada game sudah berjalan sebagaimana mestinya sesuai yang diinginkan.

Teknik Membuat Animasi 2D dengan Macromedia Flash

Langkah-langkah Membuat Film Animasi 2 dimensi dengan Macromedia Flash

  1. Membuat konsep dan Ide cerita -> sinopsis
  2. Membuat Storyboard
  3. Menggambar Karakter
  4. Menggambar Latar belakang dan objek lain
  5. Pewarnaan
  6. Proses animasi
  7. Penggabungan animasi
  8. Pengsian suara
  9. Konversi Animasi Flash (SWF) ke VCD

Baca lebih lanjut

Membuat Animasi Dengan Tween

Buatlah satu dokumen baru,

Pastikan Stage berada di Atas, di dalam Frame 1.

Sekarang, buat satu objek kotak baru dalam Stage, menggunakan RectangleTool




Masuk ke frame 50. Caranya, klik frame 50, pada Timeline.
Kemudian klik kanan, pilih Insert Blank Keyframe. Maksudnya adalah kita akan membuat satu frame kosong pada frame50. Terlihat pada stage di frame 50, tidak ada objek apa

Pada stage yang kosong di frame 50, buatlah satu teks “Coba tween” menggunakan TextTool.

Sekarang, kita rubah teks yang telah kita buat menjadi suatu objek setara dengan objek kotak pada frame 1.

Caranya klik Modify > Break Apart , ulangi sebanyak 2 kali, sehingga teks kotak menjadi seperti ini (terdapat titik-titik putih).

Setelah teks “Coba tween” menjadi objek, klik pada sembarang frame antara frame 1 dan frame 50.
Kemudian arahkan kursor pada panel Properties, pilih Shape pada pilihan Tween

Sehingga sekarang tampilan Timeline menjadi seperti ini

Jalankan Movienya dengan cara klik Control > Test Movie atau klik Ctrl + [enter]. Dan lihat hasilnya, objek kotak akan berubah menjadi teks “Coba tween”.

Mempercepat Koneksi internet mu tanpa sofware

Lakukan langkah-langkah berikut :

  • Klik kanan pada My computer
  • Pilih Properties
  • Lalu ke HARDWARE tab->Device manager
  • Pilih Ports ->Communication Port(double click on it and Open)
  • Lalu Ke Port Setting dan buat beberapa perubahan:
  • Pada “Bits per second” ganti menjadi 128000
  • dan “Flow control” option ganti menjadi Hardware
  • Apply dan lihat hasilnya.

Reference : http://www.kaskus.us

membuat animasi flash

Perkembangan teknologi komputer demikian pesatnya, yang memiliki fungsi awal sebagai alat bantu dalam menyelesaikan persoalan dan masalah dalam segala bidang kemudian memasuki fungsi sebagai penghibur. Hal ini ditandai dengan banyak produk-produk yang berbasis komputer dalam dunia hiburan. Salah satu dunia hiburan yang banyak diminati adalah kartun. Penggunaan komputer untuk menghasilkan kartun yang professional sudah dilakukan diawali dengan kartun-kartun yang dibuat Hollywood Amerika Serikat yang menggunakan komputer. Di Indonesia sendiri bermunculan forum-forum yang membahas tentang animasi kartun ini dan beberapa perusahaanperusahaan yang memfokuskan diri di bidang animasi kartun. Pembuatan animasi kartun ini jika ditekuni akan dapat menciptakan peluang-peluang kerja baru di Indonesia. Dalam skripsi ini akan digambarkan cara membuat animasi kartun dengan menggunakan Macromedia Flash MX.

Prinsip Dasar Animasi Karakter :

Animasi karakter adalah teknik yang dibuat untuk menghidupkan peran-peran, menjadi suatu karakter hidup dan manusiawi. Untuk menjadi karakter animator yang baik diperlukan perpaduan berbagai keahlian. Untuk menjadi seorang animator, diperlukan penguasaan keahlian di bidang acting, sinematography, dan pemahaman mengenai proses pembuatan film. Seorang animator juga harus mengerti mengenai proses penceritaan yang baik, akan menarik perhatian penonton sehingga memancing reaksi penonton yang menyaksikan, baik tertawa, sedih maupun gembira. Dengan kata lain, seorang animator harus bisa mengekpresikan emosi tertentu kepada penonton, bukan mempertontonkan serangkaian gerak yang tidak berarti. Untuk mampu menghasilkan karya yang baik diperlukan penguasaan terhadap 12 prinsip dasar animasi. Prinsip yang berlaku pada animasi 2D maupun 3D (termasuk paper dan clay animation) adalah rangkuman sifat-sifat gerak di alam, terutama gerak manusia. 10 Prinsip pertama dikenalkan pertama kali oleh Frank Thomas & Ollie Johnston dalam bukunya, Illusion of Life, tahun 1981. Lebih jauh lagi John Lasseter, yang dikenal sebagai sutradara film Toys Story, menambahkan menjadi 12 dalam makalahnya di SIGGRAPH 1987, yang berjudul “Principles of Traditional Animation Applied To 3D Computer Animation”.